Friday, May 10, 2013

SEL


INTELEGENSI TUBUH: SEL

1.     MAKSUD YANG LEBIH TINGGI: Dalam kesejahteraan kolektif/menyeluruh (kepentingan individu no.2)
* Giving, sharing, connecting with others, Wholeness (1 Life, 1 Love)
2.     KEMENYATUAN: Connecting and communication
3.     KESADARAN: Beradaptasi dari saat ke saat *Living in the now
4.     PENERIMAAN: Setiap fungsi tubuh saling tergantung dengan satu sama lain.
5.     KREATIFITAS:
            - Sel hati dapat melaksanakan 50 tugas secara berbeda dan kreatif
            - Bisa mencerna makanan yang belum pernah dimakan sebelumnya
            - Menari dengan cara yang tidak pernah dilihatnya
             * tidak mengulang cara lama
           6. KEBERADAAN: di dalam keheningan istirahat masa depan tubuh itu berinkubasi
*In silence where existence is immortal
           7. EFISIENSI: sel-sel berfungsi dengan pengeluaran energy yang sekecil mungkin
*ketika cukup itu paling nikmat
           8. PEMBENTUKAN IKATAN: kesamaan warisan genetika pada dasarnya sel itu semua sama, fakta bahwa sel hati, jantung dan otot beda dari sel otak tidak meniadakan kesamaan identitas mereka. Secara genetika sel otot bisa diubah menjadi sel jantung dan kembali ke sumber yang sama. Sel yang sehat terikat dengan sumbernya.
* we are universe
           9. MEMBERI:  Kegiatan utama sel adalah memberi, komitmen total kepada memberi menjadikan menerima itu otomatis – siklus alami
          10. KEABADIAN: Sel – sel berproduksi untuk meneruskan pengetahuan, pengalaman, dan talenta mereka tanpa menahan apapun dari mereka tunduk kepada maut di bidang fisik tetapi mengalahkannya di bidang non fisik.
*Unconditional (invinite)


"Rahasia Kehidupan" Deepak Chopra 

Monday, April 8, 2013

Prajurit hijau coklat

Hitam Merah, perang yang terjadi untuk memperebutkan sebuah wilayah
banyak jiwa yang berkorban banyak juga jiwa yang bersorak

Hijau Coklat, terjadinya kehidupan dengan segala prosesnya

Demi satu impian manusia lain atau miliknya, setiap manusia rela memperjuangkan apapun
Prajurit yang terluka bertarung hingga titik akhir.

terbaring dia diantara ranting dan daun yang menyelimuti tanah berlumpur, ditengah sebuah pertarungan antar bangsanya sendiri hanya perkara mempertahankan daerah kekuasaan.

tanpa senjata, dengan tubuh yang terluka parah, hanya rasa takut menemani.

rasa sakit dan takut menggerogoti raga lalu jiwanya.

dalam proses itu dia mencoba menerima semua rasa dan takut itu, lalu ada di satu saat dimana adanya sebuah jalan menuju titik terang, dia menggenggam sebuah daun, hanya dilihatnya daun itu, yang dia lihat adalah harapan kehidupan, daun adalah harapan kehidupannya di saat itu.

Hanya dengan Satu helai daun, proses Kelahiran itu akan terjadi, proses kematian lalu kebangkitan akan sebuah kehidupan, dari yang tertidur hingga Hidup kembali.

Prajurit itu berdiri dan bertarung dalam pertarungan terakhrinya beserta daun terakhirnya.

Wednesday, October 17, 2012


Nyanyian Lana


Lana tertegun sesaat.. "Aku berjalan bersamamu.. oh kekasihku.." digenggam tangan kekasihnya

"Segala Jalan yang menjadi pilihanku.. Aku pilih berjalan denganmu.."

Ungkapan Lana menggetarkan kehidupannya

"Ketika kupandangi Jiwamu kulihat berbagai pelajaran dan perjalanan yang akan kita tempuh bersama.. dan Aku memilih untuk bersamamu.. Aku ingin rasakan semua bersamamu.. Bebas bersamamu.."

Lana melantunkan nyanyiannya..


Wednesday, February 22, 2012

Kesempurnaan

Ketika semua harga diri di ujung jari tanganmu

Satu hembusan nafas pun bisa menjatuhkannya

Ketika setiap kedipan mata terasa hampa

Ketika setiap kecapan lidah terasa hambar

Tubuhku menikuk.. menelan segala penyesalan..


Jauh didalamnya tersimpan Cahaya jiwa
menunggu akan dibebaskanNya dan pancarkan indahNya

Wahai kekasih Tuhan
Wahai permata dunia
Wahai jelita
Belai lembut hatimu dengan segala kelembutan di jemari lentikmu

Tersenyumlah wahai wanita, harumnya namamu
Wanita yang dihormati alam semesta, yang di dalam air susunya terkandung obat dari segala obat yang ada di dunia, memberikan kehidupan kepada insan Nur Cahya Ilahi..

Rangkulah semua kesedihan..
Kepahitan..
Sembuhkanlah rintihanmu.. dengan Cinta yang ada di dalam dirimu..
Bebaskanlah Jiwamu.. Bebaskanlah Dirimu!
Itulah kesempurnaanmu..

Dari keburukan dan kebaikan
Kau jadikan kebijaksanaan dan kau rangkul dalam balutan Cinta yang Abadi
Tak terkondisikan..
Dalam naungan Tuhan dan Alam semesta :)

Untuk kalian: Angela, Ruziqna, Annisa
Love you guys



Saturday, June 4, 2011

Hargai semut yang menangis

Sesuatu yang terlihat kecil rapuh selalu terlewati, sering kali dilewati begitu saja seakan peranannya tidak seberapa. Keseharian yang terlihat sepele pun terlewati begitu saja. Selalu mengaggungkan yang lebih besar lebih terlihat. bersikap arogan seakan yang paling hebat dan benar.
- sebuah prolog keseharian kebanyak manusia sesuatu yang ingin saya pribadi ubah mejadi sesuatu yang indah dan penuh kasih

ketika semua hal sepele terlewati ego terus berperan
disaat ingin terlihat baik dengan segala sikap tata krama namun tidak syukur dan jauh dari ketenangan
Keseharian sepele yang terlupakan, seperti layaknya semut yang menangis, apakah kita peduli untuk menengok ke arahnya? bahkan untuk menyadari keberadaannya saja kita enggan, apalagi peduli?

Redamlah ego, lapangkanlah hatimu, rangkulah semut yang menangis itu maka tenanglah hatimu bahagialah hidupmu.

*sepenggal kisah pendek yang ingin saya bagi, dari sharing-sharing saya dengan saudara-saudara kehidupan, sebuah inspirasi sungguh hal-hal kecil di hidup ini, saya diingatkan untuk menghargai semua hal kecil, sekelilig saya saudara-saudara saya dari kalangan apapun hargai hidup hargai semua berbesar hatilah kita dari situ mulailah kita bisa menghargai, mensyukuri, sabar dan ikhlas."Hidup ada dalam genggaman kita" kata seorang saudara penyampai Amanah Tuhan pernah melantunkan nyanyiannya. saya buat umpama seekor semut yang menangis, maka jadilah "hargai semut yang menangis". Saya terus belajar terus berubah menjadi yang terbaik dengan menjadi diri sendiri dalam naungan Cinta diliputi kebenaran,Ketulusan, kebaikan dan berserah kepadaNya.

AKU HIDUP

ketika ku teguk CintaMu

Semua menjadi bagian diriku

mengalir ke setiap bagian dan menyatu

Sejati Utuh Satu

Kuhirup CintaMu AKUpun HIDUP

Ku Letakkan pakaianku.. riasanku..

Ku pejamkan mataku

Aku bernafas

Aku hidup

Tarik nafas.. Tahan.. Lepaskan..

Sorak syukur,

AKU HIDUP


*Syukur meliputi semua hal: Syukur - Ikhlas - Sabar - Benar
Seorang Guru menyampaikan Amanahnya kepadaku dan saudara-saudaraku yang lain.
Tulisanku adalah bentuk syukurku akan kehidupan ini.




Sunday, May 8, 2011

'seperti ikan di dalam air"

Seorang Guru telah menceritakan kepada saya tentang perumpamaan seekor ikan di dalam air..

sungguh sebuah inspirasi sebuah essensi yang sederhana dan simple

saya menulisnya,
si ikan berenang mengikuti arus, terus saja, berenang lurus
si ikan tau tujuannya, siap akan rintangan yang ada, terus saja, berenang lurus
si ikan berenang begitu tenangnya, di dalam riapan air sungai, di dalam heningnya perairan luas
si ikan tidak mencari kedamaian tapi dia telah berada di dalam kedamaian itu
si ikan telah menyadari bahwa dia diliputi olehNya